Sudahkah mengatakan sayang?

June 26th, 2008 by Go

Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan beberapa teman-teman yang memang sudah lama kami tidak berkumpul untuk sekedar ngobrol-ngobrol. Meskipun waktu itu saat yang tidak tepat untuk ngobrol, tapi saya mendapatkan sesuatu yang bisa dibilang menambah wawasan saya.

Seorang teman saya, katakana lah si S bercerita bahwa si K (yang juga saat itu sedang berkumpul bersama) suatu hari pernah meminjam HP nya dan tanpa sepengetahuan S, K mengirimkan sms kepada ibu S. kira-kira isi pesannya adalah:

“Ma, S sayang sama mama, mama sayang ngak sama S. Maaf S baru bilang ini sekarang”

Menerima sms seperti itu, ibu S langsung memelepon S dan berkata bahwa ibu S sangat sayang kepada S dan bertanya mengapa S mengirimkan sms seperti itu. Tentu saja S bingung dan sadar bahwa K mengerjainya.

Dari luar, nampaknya hal yang dilakukan K sangat kurang kerjaan, tetapi setelah berbicara dengan K, saya menjadi tahu dia tidah hanya sekedar iseng. Selain iseng, dia punya tujuan lain. Dia berkata bahwa sudah banyak teman-temannya yang menjadi “korban” smsnya, dan reaksi yang diberikan oleh orang tua teman-temannya rata-rata hampir sama, yaitu mengatakan bahwa mereka juga menyayangi anak mereka. Maksud si K mengirimkan sms itu adalah untuk memperbaiki hubungan antara orang tua dan anak yang selama ini kurang hangat. Saya cukup kaget mendengarnya bahwa beberapa orang yang saya kenal memiliki hubungan yang kurang hangat dengan kedua orang tuanya, bukan karena saya memiliki hubungan yang hangat dengan kedua orang tua saya, tetapi saya merasa bahwa selama ini hanya saya yang mengalami hubungan yang kurang hangat dengan kedua orang tua saya.

Maksud si K sebenarnya mulia sekali, memang benar, mengucapkan kata “sayang” kepada kedua orang tua dapat memberikan dampak yang berbeda dalm kehidupan keluarga. Tidak semua orang, bahkan dapat dikatakan sedikit orang yang sering mengatakan “sayang” kepada keluarga sendiri. Jadi…..sudahkah anda mengatakan sayang kepada keluarga anda?, saya belum

:((

:((

Posted in cerita ringan | 2 Comments »

Knitting (merajut)

May 26th, 2008 by Go

Knitting atau merajut, sudah terlanjur melekat pada kata “nenek-nenek”. Tapi, bagi saya yang memang menyukai kerajinan tangan, dan sesuatu yang dibuat sendiri, kegiatan merajut cukup menyenangkan, bahkan membanggakan karena menurut saya zaman sekarang ini, masih sedikit orang yang bisa merajut, terutama kalangan anak mudanya. Sayang sekali, karena kegiatan merajut sangat menyenangkan –sekali lagi, karena saya menyukai kerajinan tangan-, tetapi karena sudah melekat dengan kata-kata “nenek-nenek” itulah yang menyebabkan banyak orang menjadi enggan untuk mencoba lebih mengenal kegiatan merajut ini, padahal menurut saya, ditengah hiruk pikuk kegiatan manusia, mulai dari macet-macetan di jalanan sampai berjam-jam hingga mengantri dan menunggu, seharusnya dapat dimanfaatkan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat, salah satunya yaitu merajut.

Belajar merajut cukup mudah, karena terbukti dengan saya yang hanya mencari-cari cara merajut dari internet sudah bisa menghasil kan beberapa rajutan yang lumayan. Rajutan yang sedang anda kerjakan pun dapat anda bawa-bawa kemana-mana, sehingga anda dapat mengerjakannya disaat anda sedang menunggu atau tidak ada kegiatan.

Alat-alat merajut

Alat-alat utama yang anda butuhkan untuk merajut cukup sederhana.

1. Benang

Benag yang digunakan untuk merajut bisa bermacam-macam, mulai dari benamg wol, hingga benang plastik. Pastikan benang yang anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan ketebalan dan kelenturannya.

2. Jarum Rajut

Jarum rajut dapat anda beli di toko-toko yang menjual alat-alat kerajinan tangan. Yang perlu anda perhatikan dalam membeli jarum rajut adalah ukuran jarum dan panjang jarum. Ukuran jarum disesuaikan dengan ukuran benang yang akan anda gunakan, jika anda bingung dalam menentukan ukuran jarum yang harus anda beli untuk pertama kali belajar merajut, sebaiknya anda membeli yang berukuran sedang, yaitu yang beruran 3 atau 4 mm. sedangkan panjang jarum harus anda sesuaikan sengan kebutuhan seberapa panjang rajutan yang akan anda buat. Sekedar saran, untuk pemula, anda lebih baik membeli yang berukuran 40 cm.

Nah, jarum ini juga ada dua macam.

a. Jarum yang terdiri dari dua jarum.

b. Jarum yang tersambung dengan kabel.

Kegunaan jarum ini sebenarnya sama, hanya saja, jika kabelnya terlalu panjang, untuk pemula akan terasa mengganggu. Tetapi, dibandingkan dengan yng terdiri dari dua jarum, jarum dengan kabel ini lebih mudah untuk dibawa-bawa.

Dengan dua alat ini saja anda sudah bisa mulai belajar merajut. Jadi cukup sederhana bukan.

:hoho:

Posted in Senam jari | 1 Comment »

Buat anda yang ingin menikmati secangkir kopi yang nikmat tanpa harus mengeluarkan uang yang cukup mahal, berikut beberapa cara membuat kopi yang baik:

  • Lebih baik membeli biji kopi yang sudah dipanggang daripada membeli kopi instant, kemudian baru di giling ketika akan diminum, karena kopi yang baru digiling rasanya akan kencang dan lebih nikmat ketimbang kopi instant. Kopi yang sudah digiling tersebut jangan dibiarkan lebih dari 7 hari.

  • Untuk setiap 200 ml air mendidih, gunakan dua sendok makan kopi bubuk. Perhatikan kualitas air yang digunakan. Air yamg berbau dan berkaporit akan merubah citarasa kopi. Kopi yang sudah diseduh jangan didiamkan lebih dari 20 menit, karena flavor kopi yang nikmat akan lenyap
  • Kopi sebaiknya jangan dihangatkan terus-menerus dalam mesin pembuat kopi, lebih baik dimasukan kedalam termos.
  • Kopi sangat sensitive terhadap aroma kuat disekitarnya. Lemari es bukan tempat yang tepat untuk menyimpan kopi kare4na kopi dapat menyerap rasa dan aroma bahan makanan lain yang ada di lemari es.Lebih baik menyimpannya ditempat yang bersih, kering, tertutup rapat, sejuk, dan gelap agar kenikmatannya tetap terjaga.

(sumber: A Passion of Coffee)

Posted in Tau ngak sih? | No Comments »

The Revenge from bleeding Lolita

May 9th, 2008 by Go

Judul album: The Revenge from bleeding Lolita

Nama band: Melody Maker

Album pertama band indie ini cukup unik dari segi kemasan yang mereka tampilkan. Cover album yang memiliki ukuran yang tidak biasa ini sempat membuat saya terkejut karena ukuranya yang lebih besar dari cover cd lainnya. Bahan cover yang mereka gunakan pun berbeda. Selain cover, cd mereka pun berbeda, mereka menambahkan flash yang berisikan beberapa lagu, profil, history, gallery, dll. Total lagu yang mereka berikan adalah sebanyak 12 track. Tapi sayang, seperti kelemahan beberapa album indie lainnya, album ini pun terdengar mendem. Lagu-lagu yang mereka tawarkan pada album ini cukup ngerock, dengan lirik yang menggunakan perpaduan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang tetap enak untuk didengar, lirik dari lagu-lagu tersebut sebagian besar bertemakan cinta dari sudut pandang penyesalan, kehilangan, dosa dan keputusasaan. Secara keseluruhan album ini cukup menyenagkan dan enak untuk didengarkan karena mereka menyuguhkan musik yang berbeda dan segar.

:asmara:

Posted in Reviews | No Comments »

Tabel informasi nilai gizi? Baca dimana? Mungkin ada beberapa orang yang belum pernah, bahkan tidak tau apa itu table informasi nilai gizi. Tabel ini bisa kita temui di kemasan makanan maupun minuman. Table ini berisikan berapa atau apa saja gizi yang terkandung di dalam makanan atau minuman. Terus buat apa? Tabel ini bisa dibilang penting ngak penting, tapi bagi orang yang mengerti bagaimana membaca table ini, table ini berguna untuk mengetahui berapa besar kalori dan nilai gizi apa saja yang dikandung produk tersebut. Bagi orang yang mau menurunkan berat badan, table ini wajib dibaca untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk ke tubuh. Tapi sayang tidak semua produk makanan dan minuman mencantumkan table ini :P

Menurut saya, ada beberapa hal yang penting untuk dibaca dalam table ini.

1. Takaran saji

Takaran saji ini perlu diperhatikan, karena ada beberapa makanan atau minuman yang mencantumkan nilai gizi untuk sebagian isi dari kemasan itu. Misalnya saja biscuit, biasanya table tersebut memberikan informasi nilai gizi untuk beberapa keping biscuit di kemasan tersebut, bukan untuk seluruh isi kemasan, jadi jangan terkecoh bila table tersebut mencantumkan 100 kalori, padahal kalori tersebut hanya untuk 4 keping biscuit, dan anda memakan satu kemasan biscuit berisi 20 keping (jadi anda mengasup 500 kalori atau ¼ kebutuhan kalori harian)

2. Kalori

Jumlah kalori wajib dibaca, tentu saja untuk mencegah anda kelebihan kalori harian. Rata-rata kalori harian yang dibutuhkan adalah 2000 kalori, tapi jumlah ini berbeda-beda untuk setiap orang, semakin aktiv akan semakin bertambah jumlah kalori yang dibutuhkannya.

3. Lemak

Jangan hanya membaca jumlah kalori saja, anda juga perlu membaca jumlah lemak yang terkandung. Bagi anda yang ingin mengurangi berat badan, lemak ini lebih baik dihindari.

4. Gula

Kandungan lain yang sebaiknya dihindari adalah gula.

Nah…mulai sekarang, coba deh anda membaca tabel tersebut sebelum anda memasukan makanan atau minuman kedalam keranjang belanjaan anda. Tidak perlu membaca keseluruhan dari table tersebut, cukup empat hal yang sudah saya sebutkan tadi, semoga anda mulai dapat mengontrol jumlah asupan kalori yang masuk ketubuh anda ;)

Posted in Tau ngak sih? | No Comments »

« Previous Entries Next Entries »