Knitting atau merajut, sudah terlanjur melekat pada kata “nenek-nenek”. Tapi, bagi saya yang memang menyukai kerajinan tangan, dan sesuatu yang dibuat sendiri, kegiatan merajut cukup menyenangkan, bahkan membanggakan karena menurut saya zaman sekarang ini, masih sedikit orang yang bisa merajut, terutama kalangan anak mudanya. Sayang sekali, karena kegiatan merajut sangat menyenangkan –sekali lagi, karena saya menyukai kerajinan tangan-, tetapi karena sudah melekat dengan kata-kata “nenek-nenek” itulah yang menyebabkan banyak orang menjadi enggan untuk mencoba lebih mengenal kegiatan merajut ini, padahal menurut saya, ditengah hiruk pikuk kegiatan manusia, mulai dari macet-macetan di jalanan sampai berjam-jam hingga mengantri dan menunggu, seharusnya dapat dimanfaatkan dengan melakukan kegiatan yang bermanfaat, salah satunya yaitu merajut.
Belajar merajut cukup mudah, karena terbukti dengan saya yang hanya mencari-cari cara merajut dari internet sudah bisa menghasil kan beberapa rajutan yang lumayan. Rajutan yang sedang anda kerjakan pun dapat anda bawa-bawa kemana-mana, sehingga anda dapat mengerjakannya disaat anda sedang menunggu atau tidak ada kegiatan.
Alat-alat merajut
Alat-alat utama yang anda butuhkan untuk merajut cukup sederhana.
1. Benang
Benag yang digunakan untuk merajut bisa bermacam-macam, mulai dari benamg wol, hingga benang plastik. Pastikan benang yang anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Perhatikan ketebalan dan kelenturannya.

2. Jarum Rajut
Jarum rajut dapat anda beli di toko-toko yang menjual alat-alat kerajinan tangan. Yang perlu anda perhatikan dalam membeli jarum rajut adalah ukuran jarum dan panjang jarum. Ukuran jarum disesuaikan dengan ukuran benang yang akan anda gunakan, jika anda bingung dalam menentukan ukuran jarum yang harus anda beli untuk pertama kali belajar merajut, sebaiknya anda membeli yang berukuran sedang, yaitu yang beruran 3 atau 4 mm. sedangkan panjang jarum harus anda sesuaikan sengan kebutuhan seberapa panjang rajutan yang akan anda buat. Sekedar saran, untuk pemula, anda lebih baik membeli yang berukuran 40 cm.
Nah, jarum ini juga ada dua macam.
a. Jarum yang terdiri dari dua jarum.

b. Jarum yang tersambung dengan kabel.

Kegunaan jarum ini sebenarnya sama, hanya saja, jika kabelnya terlalu panjang, untuk pemula akan terasa mengganggu. Tetapi, dibandingkan dengan yng terdiri dari dua jarum, jarum dengan kabel ini lebih mudah untuk dibawa-bawa.
Dengan dua alat ini saja anda sudah bisa mulai belajar merajut. Jadi cukup sederhana bukan.



October 29th, 2008 at 9:38 pm
Great work.